Posted by: Wie _ on: Desember 24, 2008
PR dari ivan. This is the rules :

lagi ngerjain PPN
Baru sempet dikerjain, coz waktu itu tidak memungkinkan untuk ngambil foto karna lg banyak orang di ruangan, ntar keliatan deh narsisnya
Tag ini harus kirim ke sapa y… bingung, yg mampir ke sini aja y…
Dah berez y van
Posted by: Wie _ on: Desember 23, 2008
ga cuma cowo aja yg suka sama sepak bola, cewe juga banyak yg suka termasuk diriQuh tp ga seheboh yg di bawah ini neh…
cewe ini melukis bagian atas tubuhnya dengan motif bendera tanpa sehelai baju… (ayo tebak bendera apa ?)
Turkish Female Supporters, awas sis hp nya di copet…
Great Spain
ole… ole… ole… ole…
Senorita… mama mia lezatos (chese…
)
France

Norwayfans female football 
So nice from Croatians

BRA – ziL

England neh…
Ukraina female supporter, haus abis teriak-teriak

beautiful Russia female supporter


Dutch female supporters (pengen liburan ke hawai tp g kesampean, begini neh jadinya…
)
Three some from Holland, enjoy aja…!!!
Sexy Korean supporter

Liberty girl…
JAPAN uniq supporters
ha ha ha ha ha ha… 
Posted by: Wie _ on: Desember 15, 2008
hai… hai… udah lama nih ninggalin blog. walopun banyak cerita untuk jd bahan tulisan tp malezzzz bgt buat mulai nulis, hehe
postingan ini jg g penting buat di baca (emg pernah y posting tulisan penting…?) ini cuma curhatan diriQuh yg lagi kecewa sama seseorang… (
hiks…)
Qita sebut aja E (cewe), orgnya baik, cute, low profile, dia salah satu sahabatku. udah lama Qt berteman dekat. Aku bisa cerita banyak hal ke E begitu jg sebaliknya. walaopun kita g tiap hari ketemu, tp komunikasi Qita tetep jalan. kadang aku mampir ke tempat dia kerja hanya untuk bersua dan cuap-cuap g penting, ngomongin gosip terhangat, kabar masing2, and of course kisah ttg si dia…
Karna ga ada kerjaan hari Sabtu kemaren aku main ke rumah teman yg udah lama g ketemu sebut aja R. kita cerita banyak hal, dan bla… bla… bla… R cerita satu hal yg bikin aku kaget bgt. masalahnya aku cerita hal itu sama A dan E bbrp bulan yg lalu tp R yg g kenal baik dgn A dan E bisa tau itu aneh. Aku penasaran dan tanya R tau dari mana, tp R g mau bilang dia tau dari mana. Aku cih ngerti knp R g mau bilang tp aku bujuk R sampai akhirnya R luluh dgn bujukan mautku (halah…) klo dia tau hal itu dari M.
Hah koq bisa ??? Aku dan M aja malah g kenal, hanya sebatas tau nama klo dia M dan aku Wie (cuma itu!). y ampun…….. kisahku jd bahan gosip (kaya seleb aja…) setelah penyelidikan bersama R (kamana atuh…), akhirnya sumber dari beredarnya kisahku ternyata dari E. Udah mah kaget knp org2 bisa tau, ditambah kecewa karna ternyata E-lah yg cerita ke satu org dan org itu nerusin ke org yg lainnya.
kecewa… bgt sm E, tp sampai skr aku msh pura2 g tau, msh bersikap semua baik2 aja. Tapi aku g ngerasa dendam ato skt hati, aku cuma kecewa aja kenapa E yg selama ini aku anggap sbg sahabat g bisa jaga kepercayaanku, aku berusaha positiv thinking mungkin E g sengaja cerita ato mungkin temen bicara E salah ngerti ato apalah… (pusing) dan entah kebetulan ato gmn bbrp hr yg lalu E tlpn, dan ternyata dia mengalami hal yg sama dgn kisahku yg mngkin g sengaja dia sebarkan ke org2… awalnya kaget jg cih apa ini karma ato cuma kebetulan aja, ahh… aku g tau hrs seneng ato sedih tp dengerin dia cerita sebenernya aku kasian, aku tau pasti rasanya gmn.
huhh… sudahlah biar jd pembelajaran untukku aja deh buat kedepannya.
Posted by: Wie _ on: November 4, 2008
Pernah denger istilah “tindihan” atau “ketindih (istilahku sendiri
)“ atau dalam bhs sunda disebut “ereup-ereup” ??? Kejadian terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak, bernafas ataupun berteriak?
Zaman SMP dulu hampir tiap hari ngalamin “ketindih”, g hanya tidur di malam hari aja, pas lg “bobo siang” juga gito. terjadi sampai zaman SMA kelas 2, seluruh badan g bisa digerakan, sulit napas, di sekitar perut dan dada berasa berat kaya ada yg dudukin kita hihhh…. nyampe g mau tidur di kamar sendirian. jd tiap malem angkut selimut, bantal dan boneka ke kamar mama
tp ALhamdulillah sekarang udah jarang bgt g kaya dulu hampir setiap hari. klo bisa cih ga mau lg deh.
Pernah aku cerita sama mama dan temen-temenku… katanya itu hantu yg ada di kamarlah, ada hantu yg sukalah, digangguin hantu, pokoknya its all about ghost alias hantu alias setan alias jurig dan sebangsanya, huahhh malah tambah takut… Tapi tenang, beberapa hari yg lalu ada email masuk dari seorang teman yg menjelaskan secara ilmiah tentang “tindihan”.
Sleep Paralysis
Sleep Paralysis nama ilmiah dari “tindihan” Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.
Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.
Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus (keren ya kaya nama band gito
) atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.
Kurang Tidur
Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap Rapid Eye Movement (REM).
Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam, dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.
Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).
Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.
Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.
Jangan Anggap Remeh
Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur) , kecemasan, atau depresi.
Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.
Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.
Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.
Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.
Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara :
- Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.
- Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.
- Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
- Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.
- Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
- Di budaya Turki, disebut karabasan dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.
- Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.
- Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.
- Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
- Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.
- Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.
Posted by: Wie _ on: Oktober 28, 2008
Postingan ini aku persembahkan untuk Mochamad Shandy temanku yg menjadi TNI AL. Konon katanya sekarang lg di Surabaya dan ga bisa ikut acara buber bulan puasa kemaren. Sory ya baru sempet nulis cerita buber, padahal bulan puasa udah berlalu bbrp minggu lalu. soalnya baru sempet scan foto yang dari Jonas. mksdnya selain tau ceritanya biar bisa liat fotonya juga.
Hari itu katanya harus kumpul jam 4 sore, tapi wie dteng telat. berhubung pulang kantor jam4 trs pulang dulu ke rumah buat mandi dan sedikit berdandan “hehe… cewe” ga lucu jg kan klo kucel sendiri… Ceritanya buber kali ini pengen sedikit berbeda, jd lebih di konsep walopun jadinya ga sesuai konsep, dengan dresscode cewe pake baju muslim dan cowo baju koko yg diharapkan lebih kompak dan lulucuan meureun ya…??? tp aku dateng ga pke baju muslim hehe… abisnya pas dipikir-pikir kaya anak panti abring-abringan buber pake baju begitu…
bertempat di Nasi Bancakan Jln. Trunojoyo No… (ga tau) aku dateng sama pacarku kebetulan dari dulu kita satu sekolah. temen-temen udah pada dateng dan masih pada nongkrong di luar. yang dateng ga banyak juga cih cuma sekitar 20 org lah. kita saling bersalaman dan menanyakan kabar masing2. dan setiap org yang kita salami mengajukan pertanyaan yang sama “kalian masih…?” “kalian kapan kawin…?” “kalian kapan nikah…?” huhhh
“koq masih pada di luar cih..?” padahal waktu itu udah wktunya untuk berbuka sementara aku liat rombongan lain yg lagi sama2 buber disana udah mulai menguyah makanan yg ada. “iy penuh bgt di dalem, antrian makannya juga panjang. kita dateng telat” “dinasi bancakan itu ga bisa boking tempat jd klo kita pengen dapet tempat kita harus dateng beberapa jam sebelumnya” jawab temanku yg lain tp lupa sapa yg ngomong gito hehe…
setelah menunggu bbrp menit kita mulai mengantri, karna klo pun kita pindah dan nyari tempat lain bakalan sama aja karna emg lagi musimnya buber. di dalem pun masih penuh… bgt mana ga tahan sama asap kayu bakar yg terasa pengap di ruangan. mungkin sebagian makanan ada yang di masak sama kayu bakar maklumlah masakan sunda. sebagian anak-anak ada yang mengantri, ada yang nempatin meja klo ga di tempatin gito g bakalan kebagian tempat, karna banyak jg org2 yang bernasib sama dengan kita.
walopun tempat makan kita terpancar ga satu meja tapi saatnya untuk narsis semua kumpul jg… ngobrol2 seputar pekerjaan, kuliah, info seputar teman yang udah nikah dan yang akan menikah. diselingi lelucon2 dengan logat bicara ishak yang bikin bodor…
dan sudah menjadi tradisi selesai dari buber kita mampir dulu ke Jonas buat mengabadikan moment ”yu…
“
Posted by: Wie _ on: Oktober 24, 2008
Perjalanan menuju kantor di pagi hari ada sebuah pemandangan yg mengusik hati. di sebuah kemacetan setelah cicahem aku liat seorang bapak dengan perawakan besar dan mungkin ga bisa melihat normal, entah buta atau gimana. mengenakan kemeja berlengan pendek dan celana panjang, memakai topi, di tangan kanannya membawa tongkat yg digunakan untuk melihat jalan, berkaca mata hitam, di tangan kiri sebuah biola tua dan botol air mineral bekas yg dibagi menjadi 2 bagian diberi tali jinjingan (kebayang ga???)
melihat perawakannya aku jadi teringat almarhum papa, tapi mungkin tinggi badannya lebih tinggi papa (tinggi gede) karna almarhum seorang purnawirawan TNI. ah jd kangen… pengen meluk, pengen ketemu, pengen cerita, huhh…
by the way pandanganku tak bisa lepas dari Bapak itu, beberapa kali aku lihat bapak itu hampir menabrak benda2 yg ada di hadapannya. salah satunya membentur roda bubur yg ada di depan kampus sebuah perguruan tinggi negeri Fakultas POK, padahal di sana banyak mahasiswa yg masih nongkrong dan sarapan, tapi ga ada satu pun yang peduli untuk menunjukan arah jalan yg benar. padahal mereka lihat tapi acuh gito aja.
Ya mungkin saja Bapak itu berprofesi sebagai pengamen biola. Bapak itu pun terus berjuang melewati trotoar yg naik turun, dia juga terlihat mahir memainkan tongkatnya untuk mencari jalan yg benar. Ingin rasanya turun dan mengisi gelas aqua itu dengan nominal yg mungkin hanya cukup untuk membeli 1 botol air mineral saja. tapi karna jam sudah menunjukan 08.05 di tambah dengan jalanan yg merayap ga memungkinkan untuk turun. dalam hati aku berharap semoga besok atau lusa bisa bertemu dengan Bapak pengamen biola itu dalam kesempatan yg lebih baik.
Kadang hidup ini terasa ga adil. ada yg kaya semakin kaya, ada si miskin semakin miskin. kenapa y Tuhan tidak memberikan rezeki secara merata saja? (itulah pertanyaan bodoh yg setiap kali terlintas dipikiranku saat melihat orang-orang yg kurang beruntung) keadaan ekonomi yg mengharuskan Bapak itu untuk berjuang mempertahankan hidup dengan mengamen. mungkin klo Bapak itu menjadi orang berada, dia bisa berobat untuk kesembuhan penglihatannya. tapi dengan keadaannya yg seperti ini untuk bisa makan dan bertahan hidup di hari ini pun rasanya sudah cukup.
Hidup emg harus banyak bersyukur… bersyukur dengan apa yg kita miliki, bersyukur untuk badan yg sempurna dan sehat, bersyukur atas rezeki yg telah diberikan Tuhan kepada kita, bersyukur orang tua masih hidup (abis baca postingan ini peluk orang tua di rumah y sebagai rasa syukur… atau telpon mereka untuk menanyakan kabar dan ucapan sayang) mungpung masih ada klo udah ga ada nyesel !!! “tp paling sering bilang sayang sama pacar deh kayanya di banding sama ortu… soalnya aku juga
“ dan banyak hal yg harus kita syukuri dalam hidup. minimal ucapkan Alhamdulillah…
Posted by: Wie _ on: Oktober 13, 2008
Lanjut perjalanan pulang dari resepsi nikahan Andin dan Lutfi…(baca cerita sebelumnya “go to Serang”)
Karna A budy masih kecapean buat nyetir, so mobil rony yg bawa. Karna masih bingung langsung pulang ato jalan2 dulu jadi sambil jalan kita musyawarahin, ada yang pengen ke anyerlah, ke TMIIlah, ke puncak dll akhirnya kita putuskan untuk mampir ke Ancol. Kita pun keluar Serang dengan supir tembak kita rony. Karna msh pake kostum undangan kita nyari rest area buat ganti. Selain gerah g lucu jg pake baju kondangan ke ancol, sekalian istirahat, bebenah dan shalat Dzuhur.
(ssst… sempet narsis sendiri di rest area
) well, dari rest area Balaraja KM 45 perjalanan pun masih lancar2 aja. Nympe kita masuk tol karang tengah kita terus ngambil arah kebon jeruk. Tapi mungkin kita lengah dan ga terlalu merhatiin rambu penunjuk jalan tiba2 aja kita tembus ke jalanan dalam kota keluar di Daan Mogot dan… Oh my God… kita nyasar lagi !!! ulan dan tari pun sibuk telpon teman dan sodaranya yg tinggal di Jakarta. Akhirnya kita putar balik dan apa yang terjadi…??? kita makin nyasar !!! hahaha… karna bahan bakar sudah menipis akhirnya kita putuskan untuk isi bensin dulu dan tanya sama mas2 spbu arah menuju ancol. Eh mas2nya ngasih tau jalur dalam kota kita makin bingung donk… karna untuk masuk tol kita harus putar balik dan jauh lg jadi kita putuskan untuk ngambil jalur yang di kasih tau dari mas2 spbu td.
Melanjutkan perjalanan yg berasa muter2 di sekitar mall taman anggrek tari dan hilma mengingat2 petunjuk jalan yg di kasih tau mas2 spbu td, nyampe2 kita nemu mesjid Istiqlal. Perjalanan pun berlanjut dan kita dihentikan lampu merah di sebuah per4an ntah di jln apa. Pas lampu udah mulai ijo kita mulai jln lg, tiba2 dari tengah per4an td ada polisi yang menunjuk ke arah kita. Ya Allah kita takut bgt !!! mana supirnya ilegal lg blom punya SIM. Tp kita terus aja jalan ga peduliin polisi td, eh taunya polisi td memberhentikan mobil pick up di belakang mobil kita, “ah………………..lega rasanya”. Padahal udah beribu alasan terlintas dipikiran klo2 beneran kita diberhentiin.
walopun nyasar kita ga pernah putus asa, sepanjang perjalanan kita isi dengan hal seru-seruan, narsis foto2 di dalem mobil dan akhirmya… rambu penunjuk jalan bertuliskan ancol pun ketemu juga. Senengnya… setelah perjuangan menaklukan jalanan ibu kota akhirnya kita sampai juga di Ancol…
Kita langsung parkir mobil dan turun karna udah ga sabar lg liat pantai. Emang dasar narsis begitu nyampe langsung aja foto2. kita pun di tawarin mamang2 perahu layar yg menawarkan untuk naik perahu keliling pantai sekitar Ancol. Akhirnya dengan tawar menawar harga jasa kita pun naik perahu dan berlayar bersama lumayan menyenangkan walopun cuma sebentar.
Kita lanjut jalan2 di sekitar pantai ancol, duduk2 sambil makan makanan ringan, beli kaca mata, foto2 ”tetep” dan g kerasa waktu pun udah sore bgt. Kita putuskan untuk bersiap pulang dan kali ini mobil A budy yang bawa.
Perjalanan ke Bandung mobil rada2 ”jempling” alias ga ribut karna perjalanan hari itu mungkin cukup melelahkan. Sekitar jam 8 mlem kita sampe di Bandung keluar dari gerbang tol Pasteur. Turun dari Flyover Pasopati kita disambut macet karna ada Konser Gigi dan Ungu di Gasibu yang di selenggarakan Djarum Coklat. Huhh… A budy pun udah g kuat nahan pegel akhirnya rony ganti menyetir. Karna perut udah keroncongan sebelum nyampe rumah kita mampir dulu untuk makan baso di Baso Padasuka, tapi karna ada bbrpa hal aku jd g bisa ikutan…
Senang rasanya bisa ngabisin waktu bareng kalian untuk bersenang-senang, seru-seruan. Klo di pikir-pikir pengalaman nyasar di jalanan ibu kota jadi berasa lucu, pengen ketawa sendiri. Kaya baru pertama ke Jakarta aja. Mungkin biasanya kita tau nyampe tempat tujuan di setirin Papa ato Supir. Makasih ya teman-teman kalian bener-bener bikin semua jadi warna warni. Makasih juga buat mas2 di spbu udah nunjukin jalan buat kita. Makasih juga A budy dan Rony udah nganter kita Bandung-Jakarta-Serang dengan selamat…
Mudah-mudahn rony cepet2 bikin SIM biar jadi legal.
I wish in next time kita bisa seru-seruan lg dengan ending yang menyenangkan tentunya. Amin.
Posted by: Wie _ on: Oktober 13, 2008
Serang, 11 Oktober 2008 itu hari bersejarah buat sahabatku Andini dan Lutfi. Di hari itulah mereka dipersatukan dalam ikatan yang “halal” Menikah dengan orang yang mencintai dan dicintai, hidup bersama dalam keluarga kecil bahagia adalah impian terbesar setiap orang. Jujur saja aku pribadi merasa kehilangan andin, pas kemaren aja dimana aku ngerasa down dan banyak masalah menimpaku. Aku bingung harus telpon sapa… sampe2 aku telpon orang yg g pernah aku temui (ko malah curhat gini ya… ) Tapi doaku sebagai sahabat semoga kalian bahagia selamanya, tetaplah saling menghormati, saling menghargai, berbagi segala hal, setia dan saling mencintai. Menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Amin.
Hari itu dimulai dari jam 4 subuh, membangunkan teman-temanku untuk bersiap pergi ke acara resepsi sahabat kita. Start dari jam 5 pagi aku dan pacarku bersama suzuki apv menjemput ulan, lanjut jemput hilma bersama suami (A budi) dan terakhir kita jmput nyeng dan tari di Cijambe. Kebetulan tempat tinggal kita masih disekitaran Ujung berung jadi jemput dari yang satu ke yang lain ga begitu jauh. Sayang ratih ga bisa ikut karna lg sakit dan hera yg masih blom bangun, dasar putri tidur !!
Kita langsung jalan menuju tol buah batu. karna rony (pacarku) blom punya SIM A posisi supir pun digantikan suami hilma. Karna berangkat dari rumah blom sempet sarapan akhirnya diperjalanan aku membuka bekal nasi goreng sosis yang aku buat sendiri jam set5 pagi. Sengaja aku buat extra banyak karna aku pikir yg lain pasti ga sempet sarapan juga. Abis sarapan tari, nyeng dan rony tertidur masih pada ngantuk katanya semalem baru pada tidur jam2an. Ulan, jumbrel yang satu ini g bisa lepas dari hPnya yang lg online chat dan smsan. Hilma nemenin sang suami yang konsen nyetir, dan aku sendiri dengerin musik dari hP sambil jagain pacarku tidur (so sweet..) soalnya kepalanya manggut2 takut kejedug pula.
Perjalanan pun masih lancar2 aja sampe kita tiba di Jakarta. Yg tadi tidurpun udah pada bangun dan Nyeng bilang ”Ieu teh Jakarta? Euleuh… meni seueur gedong nya” hahaha… (just for Fun) dan nyampelah kita di tol sekitar taman Anggrek. Aku liat arah tol Kebon Jeruk-Tangerang-Merak di jalur kiri, aku pikir kita ambil jalur itu. Tapi ulan bilang ”kita ambil yang arah Sokarno hatta aja, ntar nyampe nemu Merak kita ambil itu”. Aku diem aja karna ngerasa g terlalu hapal Jakarta. Sampelah kita di gerbang masuk bandara (hahaha… kita nyasar !!!) kita langsung balik arah dan tembus ke jalan dalam kota dan semakin nyasar “huh” Kita terus liat rambu2 penunjuk jalan sampe akhirnya kita nyerah dan memutuskan untuk tanya pak polisi. Akhirnya ulan yang turun karna bertanggung jawab atas nyasarnya kita, hehe.. kebetulan juga pak polisinya deket jendela ulan.
Akhirnya kita masuk tol ntah dari tol mana tapi yang jelas kali ini yakin benar karna untuk pertama kalinya kita nemu tulisan ”Serang” di rambu penunjuk jalan, sambung tol Cikupa dan keluar dari gerbang tol Serang timur. Masuk kota Serang aku pun jadi penunjuk jalan. Karna diantara temen2 yang lain baru aku aja yang pernah main ke rumah andin di serang, walopun baru sekali dan beberapa tahun yang lalu pula, tapi Alhamdulillah masih rada2 inget “keren ya gue”. dan tibalah di rumah andin, yang keliatannya udah dihias dan bertenda merah tapi sepi banget y…
Y iyalah kita nyampe jam 09.15 di rumah andin. Sementara akadnya di mulai jam 9 pagi di gedung resepsi. Pantes aja rumah udah sepi. Sorry y an kita g sempet liat akadnya, udah kita usahain koq…
Akhirnya kita nyari tempat buat rapi2 dan berdandan tentunya. Kita nyari mesjid, kebetulan rumah andin di kawasan ibu kota serang jadi gampang buat nyari Mesjid Agung serang dan kebetulan ga terlalu jauh pula dengan gedung resepsinya. Dasar wanita semua peralatan lenong (bedak dkk nya) dikeluarin dan mulai memoles muka disana sini… termasuk rony yg sibuk “rancungin” rambutnya dengan “gel rambut” centil !!! Cuma A budy aja yang paling easy going kita sibuk dandan dia tiduran di lantai mesjid yang dingin. Kota Serang udaranya panas.
Tibalah kita di tempat resepsi, dari jauh terlihat kedua mempelai sedang menyalami para tamunya dengan senyum lebar
aku seneng liatnya. Aku menyalami mereka dan begitu terharu melihat sahabatku menikah “kayak mimpi..” Karna banyak tamu yang mengantri untuk bersalaman akhirnya kitapun bersantap makan dan menunggu giliran berfoto. Selesai berfoto kita pamit pulang dan melanjutkan perjalanan.
Semoga Bahagia ya Andini dan Lutfi…
*To be Continue*
Komentar Terakhir